Dantim Intel Korem 032/WBR Gandeng Media: Kunci Keamanan Ada di Kepercayaan Publik

 


PADANG, Radar Investigasi – Baru dua bulan menjabat, Komandan Tim Intelijen Korem 032/Wirabraja, Mayor Kav Sukri, langsung tancap gas. Ia menggelar forum diskusi dan silaturahmi bersama awak media di Makorem, Kota Padang, Selasa (02/07/2026).


Langkah ini bukan agenda seremonial biasa. Mayor Kav Sukri menjadikannya titik awal untuk membangun satu frekuensi antara TNI, media, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas Sumatera Barat.


Dalam pertemuan yang dihadiri Fajar, Pemimpin Redaksi Radar Investigasi, Mayor Kav Sukri memaparkan dua prioritas kepemimpinannya.


*Pertama, menegakkan disiplin.* 

Ia menegaskan seluruh personel wajib patuh pada aturan dan SOP TNI AD. “Intelijen yang profesional lahir dari kedisiplinan terhadap aturan. Itu fondasinya,” ujarnya.


*Kedua, memperkuat soliditas tim.* 

“Setiap personel Intel adalah mata dan telinga satuan. Seberapa kuat kita, tergantung seberapa besar tanggung jawab yang dipikul di setiap tugas. Itu yang akan terus kita tempa,” tegasnya.


Lebih dari urusan internal, Dantim Intel juga membuka pintu lebar-lebar untuk kolaborasi dengan insan pers. Ia menyebut media sebagai mitra strategis yang perannya vital.


“Media adalah mitra strategis kami. Kami butuh kolaborasi untuk membangun kepercayaan publik. Kalau masyarakat percaya kepada TNI dan media, mereka tidak akan ragu berbagi informasi. Dan keterbukaan informasi dari publik itu kunci utama terciptanya rasa aman dan nyaman bersama,” kata Mayor Kav Sukri.


Visi itu selaras dengan arah Tim Intel Korem 032/WBR ke depan: _Mewujudkan intelijen yang profesional, adaptif, dan dipercaya, untuk mendukung tugas pokok Korem dalam menjaga kedaulatan dan kondusivitas wilayah Sumbar_.


*Tanggapan Pemimpin Redaksi Radar Investigasi*


Merespons langkah tersebut, Fajar selaku Pemimpin Redaksi Radar Investigasi menyambut baik inisiatif Dantim Intel.


“Kami dari Radar Investigasi mengapresiasi keterbukaan Mayor Kav Sukri. Ruang diskusi seperti ini sangat penting agar narasi yang sampai ke publik itu akurat, berimbang, dan membangun. Sinergi TNI dan media adalah kekuatan besar untuk mendinginkan suasana serta menangkal hoaks di tengah masyarakat,” ujar Fajar.


Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kemitraan yang lebih erat. Kolaborasi tiga pilar — TNI, media, dan masyarakat — diyakini menjadi benteng kokoh dalam menjaga Sumbar dari berbagai potensi ancaman.


TIM/RED

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama